Tingkatkan Kualitas Pengajaran, Dosen PBI UM Metro, Dedy Subandowo, PhD Isi Workshop Pengajaran Pronunciation untuk Guru SMK se-Kota Metro

METRO – Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat pendidikan vokasi, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMK se-Kota Metro menggelar workshop intensif bertajuk "How to Teach Pronunciation". Kegiatan yang berfokus pada teknik pengajaran pengucapan bahasa asing ini menghadirkan dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Dedy Subandowo, Ph.D., sebagai pemateri utama.
Acara yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 ini dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung SMK Muhammadiyah 3 Kota Metro. Workshop ini dihadiri oleh seluruh guru Bahasa Inggris SMK dari berbagai sekolah di wilayah Kota Metro.

Sambutan Hangat dan Dukungan Positif
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Kota Metro, Ibu Widiani Trisnaningsih, S.Pd., M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya pembaruan metode pengajaran bagi para guru agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa.
Apresiasi senada juga datang dari pihak tuan rumah yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah 3 Metro, Apt. Yuli Fitriani, S.Far., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan respons yang sangat positif terhadap pelaksanaan kegiatan MGMP ini. Menurutnya, sinergi antara praktisi pendidikan di sekolah dan akademisi dari perguruan tinggi sangat diperlukan untuk terus meng-upgrade kompetensi tenaga pendidik.
Mengupas Tren Teaching Pronunciation Kontemporer
Selama kurang lebih tiga jam, workshop ini mengusung materi spesifik mengenai "Teaching Pronunciation in the Indonesian Context". Dedy Subandowo, Ph.D. memaparkan materi secara garis besar dengan membedah tren pengajaran pronunciation berdasarkan sumber literatur mutakhir yang terbit dari tahun 2019 hingga 2026.
Tidak hanya itu, beliau juga mengulas secara komprehensif bagaimana perkembangan pengajaran pronunciation ini bergerak lintas level pendidikan di Indonesia, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), hingga di bangku Perguruan Tinggi.
Praktik Metode Chart Rules untuk Plural Morpheme
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika Bpk. Dedy Subandowo memaparkan sekaligus mempraktikkan cara membaca plural morpheme (akhiran penanda jamak) -s menggunakan aturan chart rules. Menariknya, metode praktis ini merupakan materi yang pernah beliau presentasikan dalam ajang bergengsi Seminar Internasional Pendidikan Bahasa Inggris dan Linguistik Terapan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tahun 2015 silam. Para guru yang hadir diajak langsung mempraktikkan formula tersebut agar dapat langsung diterapkan di kelas masing-masing.

Di akhir sesi, Dedy Subandowo mengungkapkan rasa bahagia dan antusiasmenya yang besar atas kesempatan ini. Beliau mengaku sangat senang bisa berbagi ilmu dan berdiskusi langsung mengenai tren pengajaran pronunciation dalam konteks dinamika pendidikan di Indonesia bersama para guru SMK se-Kota Metro.
Melalui workshop ini, diharapkan para guru Bahasa Inggris SMK di Kota Metro dapat membawa strategi baru yang lebih segar dan efektif ke dalam ruang kelas, sehingga kemampuan pronunciation para siswa SMK dapat meningkat secara signifikan.