Hebat! Mahasiswa PBI UM Metro: Balqis Fadila Rahma Sandra, Sukses Tembus Jurnal Terakreditasi Sinta 2
METRO – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. Kali ini, Balqis Fadila Rahma Sandra, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) yang saat ini sedang menempuh perkuliahan di Semester VI, berhasil menembus ketatnya persaingan publikasi ilmiah dengan menerbitkan artikelnya di jurnal eksternal bereputasi nasional terakreditasi Sinta 2.

Artikel ilmiah hasil risetnya tersebut diterbitkan dalam English Review: Journal of English Education Vol. 14 No. 2. Dalam menyusun penelitian ini, Balqis tidak sendirian. Ia dibimbing dan berkolaborasi dengan dua dosen hebat PBI UM Metro, yaitu Dedy Subandowo, Ph.D. dan Amirudin Latif, M.Pd.
Mengangkat Tren Bahasa Gen Z di Instagram
Penelitian Balqis yang berjudul "Digital Linguistic Creativity (DLC) in Indonesian Gen Z Instagram Captions: A Sociolinguistic Analysis" mengangkat topik yang sangat dekat dengan realitas media sosial saat ini. Ia membedah kreativitas berbahasa generasi Z (kelahiran 1997–2012) di Indonesia dalam menggunakan bahasa Inggris pada caption Instagram mereka.
Menggunakan desain deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis 124 caption yang diunggah sepanjang tahun 2025 hingga 2026. Berdasarkan hasil analisis kebahasaan, ditemukan fakta menarik mengenai tren kreativitas digital (Digital Linguistic Creativities/DLC) yang paling sering digunakan oleh Gen Z:
-
Kreativitas Ortografis (43%): Menjadi tren tertinggi karena variasi pola tulisannya dinilai paling efektif untuk menarik perhatian netizen.
-
Kreativitas Leksikal (30%): Menduduki peringkat kedua dalam variasi pemilihan kosakata.
-
Kreativitas Semiotik (25%): Penggunaan tanda atau simbol digital berada di posisi ketiga.
-
Kreativitas Morfologis (2%): Menjadi yang paling sedikit digunakan karena membutuhkan analisis pembentukan kata yang lebih kompleks.
Lebih dari Sekadar Gaya, Ada Identitas di Balik Caption
Tidak sekadar menghitung angka, penelitian kolaboratif mahasiswa dan dosen PBI ini juga mengupas lanskap sosiolinguistik di balik fenomena tersebut. Hasil riset menunjukkan bahwa caption Instagram yang dibuat oleh Gen Z bukan hanya sekadar identitas personal, melainkan juga bentuk penegasan identitas kelompok di dalam komunitas online mereka.
Selain itu, melalui pendekatan stance taking (sikap berbahasa), terungkap bahwa pembuatan caption oleh Gen Z didasari oleh tindakan berbasis pengetahuan (knowledge-driven action), intersubjektivitas, serta ekspresi emosional yang kuat (affective stance).
Keberhasilan Balqis menembus jurnal Sinta 2 di usia yang terbilang muda (semester VI) membuktikan bahwa mahasiswa PBI UM Metro mampu bersaing secara akademis di tingkat nasional dan peka terhadap fenomena linguistik modern yang terus berkembang.
Bagi yang tertarik untuk membaca lebih dalam mengenai analisis kreativitas bahasa Gen Z ini, artikel lengkap dapat diakses secara resmi melalui tautan berikut: English Review Journal - Balqis Fadila.
Selamat kepada Balqis Fadila Rahma Sandra, Dedy Subandowo, Ph.D., dan Amirudin Latif, M.Pd. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa UM Metro lainnya untuk terus berkarya dan meneliti!